
Pertemuan Institut Pluralisme Indonesia dengan Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah dan Dirjen Polpum Kemendagri pada tanggal 7 Februari 2025 kali ini bertujuan untuk membahas mengenai program Batik Bhinneka Tunggal Ika. Bapak William Kwan selaku Direktur IPI menjelaskan mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan nantinya mengenai Batik Bhinneka Tunggal Ika (BBTI). Tidak lupa instansi Kementeri Agama dan Dinas Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah mengikuti Kick Off Meeting kali ini.
IPI berencana akan melibatkan siswa-siswi difabel (SLB) dan SLTA yang ada di Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta dalam program BBTI. Memaknai multikultural tentang batik yang ada di Indonesia, yang mana mengandung nilai-nilai adiluhung. Mewariskan nilai budaya dengan bekerjasama dalam pelestarian batik. Tidak lupa bagaimana batik juga menjadi penguat jejaring sosial dalam upaya penguatan ekonomi.
Mewariskan nilai-nilai kepada generasi yang akan datang, sehingga perlu adanya pelibatan pada generasi sekarang. Program ini merupakan penguatan dari nilai-nilai dasar wawasan kebangsaan yang bernilai sejarah. Mempopulerkan batik di kalangan anak muda, sekaligus mendorong perekonomian bangsa, dengan sejarah batik yang bernilai filosofi tinggi.
Banyaknya gempuran kain bermotif batik, juga menjadi tantangan bagi kita semua. Dengan mengusung semangat Bhinneka Tunggal Ika tanpa memandang fisik, latar belakang dan suku agama, setiap orang punya tanggung jawab dalam melestarikan warisan budaya.
Recent Comments